Tampilkan postingan dengan label Saputra Poultry nutrient. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saputra Poultry nutrient. Tampilkan semua postingan

Teknologi Nutrisi Saputra

Teknologi Nutrisi Saputra

Merupakan teknologi terbaru untuk memproduksi Nutrisi Esensial dengan menggunakan teknik in-vitro dengan mencampur mineral-mineral dan prekursornya.  Bahan utama tersebut mengandung senyawa karbon  sebagai sumber energi, dalam bentuk molekul sederhana yang berikatan alfa.
Apa manfaat Teknologi Saputra?
  1. Nutrisi esensial dengan biaya rendah, yang layak dan dapat diterapkan di bidang peternakan, perikanan dan pertanian.
  2. Meningkatkan kemampuan sel untuk menyerap nutrisi karena daya serap teknologi Saputra yang sangat tinggi >90%).
  3. Penerapan dan penyimpanannya sangat mudah.

Nutrisi Esensial

Apakah Nutrisi Esensial Itu?

Nutrisi Esensial adalah nutrisi yang dibutuhkan oleh setiap makhluk hidup yang tidak dapat diproduksi  sendiri, oleh karena itu harus didapatkan dari makanannya sendiri.
Nutrisi Esensial terdiri dari :
  1. Asam Amino Esensial,  berguna untuk mensintesa protein
  2. Asam Lemak Esensial, berguna untuk mensintesa  lemak
  3. Mono, Oligo, & Poly Sacharrides,  berguna untuk mensintesa karbohidrat
  4. Mineral-Mineral
  5. Vitamin – Vitamin

Bagaimana Nutrisi Esensial Diproduksi?

Saat ini terdapat 2 teknologi untuk memproduksi nutrisi esensial, yaitu:
1. Pembentukan melalui aktivitas bakteri
Teknologi ini menghasilkan Asam Amino, seperti methionin, lysine, dan threonine. Saat ini tidak ada bakteri yang mampu menghasilkan asam lemak esensial, seperti asam linoleat, asam linolenat atau asam oleat.
2. Pemurnian dan Pemisahan (Ekstraksi)
Teknologi ini mengekstraksi protein and lipid menjadi asam amino dan asam lemak. Teknologi ini akan menghasilkan semua jenis asam amino dan asam lemak. Namun hasilnya sangat mahal jika diterapkan ke bidang pertanian, peternakan, dan perikanan. Sehingga tidak layak.
Contoh : Harga dari 25 ml linolenat bisa mencapai US$ 600

Latar Belakang Ilmiah


Latar Belakang Ilmiah

Organ Pencernaan Ayam 

Tahap Pemanfaatan Pakan 

Nutrition Absorption

Premise

AIR PUN MERUPAKAN MEDIA UNTUK MEMASUKKAN NUTRISI (MAKANAN) KE DALAM TUBUH AYAM, JADI POSISINYA MERUPAKAN PELENGKAP PAKAN BERBENTUK PADAT (PAKAN BIASA). NUTRISI MELALUI AIR HARUS DALAM BENTUK TERLARUT DAN BERBENTUK NUTRISI SEDERHANA (ASAM AMINO, ASAM LEMAK, GLUKOSA, VITAMIN DAN MINERAL).

Perbandingan Jenis Nutrisi 

Penggunaan Energi

Syarat Nutrisi Dalam Air

  • TIDAK DITOLAK OLEH AYAM
  • RELATIF TERCAMPUR-TERLARUT DALAM AIR DAN BERBENTUK MOLEKUL SEDERHANA (ASAM AMINO, ASAM LEMAK, MONOSAKARIDA, VITAMIN DAN MINERAL)
  • MUDAH DIAPLIKASIKAN
Kandungan Nutrisi Saputra 

Test result - protein 

Test result - protein absorption 

Test result - vitamins 

Test result - fos and gos 

Test result - free of antibiotics 

Test result - free of nitrofuran

PENURUNAN SUHU 3 – 50ÂșC

MENGURANGI STRESS PANAS PADA AYAM
Stres panas pada ayam akan menurunkan tampilan produksi karena berkaitan langsung dengan perubahan-perubahan fisiologik dan biokimiawi dalam tubuh ayam. Temperatur yang tinggi dan musim panas yang panjang pada negara tropis seperti Indonesia dapat menimbulkan stres dan membangkitkan adaptasi perilaku (behavior), fisiologik dan biokimiawi pada tubuh ayam, yang semuanya memerlukan energi yang pada akhirnya menurunkan penampilan (performance) ayam.

KENAIKAN OKSIGEN 0,1 – 0,3 PPM

Dr. Otto WarburgDr. Otto Warburg, seorang pakar biokimia yang terkenal dan juga pemenang anugerah Nobel sebanyak dua kali, menyatakan : sel-sel kanker tidak dapat bertumbuh dan berkembang dalam tubuh yang kandungan Oksigennya tinggi. Dr. Freibott, menyatakan juga bahwa kekurangan Oksigen (O2) dalam jumlah yang besar akan menghambat degenerasi sel secara biologikal.
Dengan oksigen yang cukup tubuh akan :
  1. Mampu meregenerasi sel,
  2. Membantu memperbesar daya absorbsi vitamin dan nutrisi,
  3. Meningkatkan sitem kekebalan tubuh dan menetralkan zat-zat beracun dalam aliran darah serta mencegah stress.

JENIS MINERAL YANG DIMASUKKAN

Kalsium (K), Magnesium (Mg), Natrium (Na), Bromida (Br), Besi (Fe), Mangan (Mn), Cuprum (Cu), Seng (Zn), Boron (B), Cobalt (Co), Strontium (Sr), dll.

SAPUTRA POULTRY STARTER

PENGGUNAAN : Digunakan pada ayam dalam periode 0-14 hari.
DOSIS : 100 gram / 5.000 ekor / hari
CARA APLIKASI :
Campurkan 1 sachet SAPUTRA Starter (100 gr) yang terdiri dari SAPUTRA Starter Powder and SAPUTRA Starter Crystal ke dalam air minum untuk 5.000 ekor ayam, berikan pada pagi hari.

SAPUTRA FINISHER BROILER

PENGGUNAAN : Digunakan pada ayam dalam periode 15 hari sampai panen.
DOSIS: 1 kg / 5.000 ekor / hari
CARA APLIKASI :
Campurkan 1 sachet SAPUTRA Finisher Broiler (1 kg) yang terdiri dari SAPUTRA Finisher Powder and SAPUTRA Finisher Crystal ke dalam air minum untuk 5000 ekor ayam, berikan pada pagi hari.
Form Catatan Harian

Trial Result

Pasar Kemis
Pasar Kemis
Pasar Kemis
Legok
Legok
Legok
Trial Result Starbro
Grafik Performa

Cara Aplikasi Nutrisi Saputra

Nutrisi Saputra terdiri dari SNP Crystal dan SNP Powder
Cara aplikasi - tahap 1
Cara aplikasi - tahap 2
Cara aplikasi - tahap 3
Keunggulan Produk